Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

KRITIK DAN ESAI CERPEN PEREMPUAN BERPIJAR UNGU

KRITIK DAN ESAI CERPEN PEREMPUAN BERPIJAR UNGU ESAI     Cerpen yang berjudul Perempuan Berpijar Ungu karya M. Shoim Anwar ini menceritakan tentang seorang wanita bertemu dengan seorang perempuan bernama Loly. Loly disuruh Profesor Bross untuk menemui wanita tersebut. Cerpen ini mengisahkan tentang kisah hidup seseorang yang ingin melakukan perubahan pada diri manusia dengan melakukan percobaan menggunakan DNA hewan yang memiliki kelebihan untuk di suntikkan pada bayi yang telah di ambilnya dari seorang perempuan yang di buat hamil dan melahirkan dengan percobaan yang dilakukannya.   Nama saya Loly. Saya datang dari seberang gurun. Saya ke sini berbekal sebuah kartu nama yang diberikan oleh Profesor Bross," kata perempuan itu. "Saya hanya disuruh menghadap pemilik kartu nama ini. Katanya, kartu nama ini sudah berumur sekitar dua puluh satu tahun. Dan saya yakin, kaulah pemilik kartu ini. Ya kan?" "Ya." "Terus, apa lagi pesan Profesor Br...

KRITIK DAN ESAI CERPEN DAERAH GARONG

KRITIK DAN ESAI CERPEN DAERAH GARONG       Cerpen yang berjudul Daerah Garong karya M. Shoim Anwar ini menceritakan tentang tokoh 'aku' yang berada di stasiun dan mengalami penodongan oleh penjahat. Cerpen ini mengisahkan tentang kisah hidup seseorang yang sedang melakukan mudik ke kampung halaman yang mengalami kecopentan meliputi semua uang yang dia miliki, arloji dan bahkan baju yang ia kenakan.    Cerpen ini menceritakan tentang kisah seorang laki-laki yang mengalami tindakan kriminal di stasiun ketika ia akan pergi untuk menemui keluarganya di kampung halaman. Ia telah di rampok oleh orang yang tidak dikenal dari uang sampai baju yang ia kenakan sehingga ia tidak bisa pulang untuk bertemu dengan keluarganya karena jangankan uang baju saja ia sudah tidak punya karena sudah diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab.   Uang hasil kerja selama tiga bulan dirampas begitu saja. Ia mengumpat Bajingan tengik!. Stasiun semakin sepi. Udara...

Cerpen Gembritt Foury Karya Shoim Anwar

Cerpen Gembritt Foury Karya  Shoim Anwar    Cerpen ini menceritakan tentang kaum yang berpikir egois yang mementingkan kaumnya dan tidak mengharapkan kaum lain ada di sekitarnya.Kaum yang tidak diinginkan adalah kaum berkulit hitam. Di suatu trempat di Herndon Avenue terdapat daerah pemukiman campuran dimana terdapat kaum kulit hitam dan kulit putih. Namun kaum yang lebih mendominasi adalah kaum kulit putih. Kaum tersebut banyak melakukan tindak kekerasan kepada kaum kulit hitam yang dianggap tidak sepadan dengan kaum kulit putih dan harus dimusnahkan. Salah satunya terjadi pada keluarga Gembritt yang merupakan keluaraga kombinasi anatara kaum kulit hitam dan kaum kulit putih yang mendapatkan kekerasan bahakan pembunuhan secara tiba-tiba karena perbedaan pada lingkungannya.Pemikiran rasis yang dilakukan ileh kaum kulit putih dipengaruhi oleh politik yang dianggap sebagai lahan untuk bisa mecapai kekuasaan yang diinginkan.     Shoim Anwar dan Gembritt be...

KRITIK DAN ESAI CERPEN MANDIKAN MAYATKU DENGAN TUAK

KRITIK DAN ESAI CERPEN MANDIKAN MAYATKU DENGAN TUAK ESAI     Cerpen yang berjudul Mandikan Mayatku dengan Tuak karya M. Shoim Anwar ini menceritakan tentang kehidupan Sogol yang bekerja dengan membuka warung tuak dan dilengkapi jajanan kecil di depan rumah. Sedangkan Kasmini istri Sogol menjadi buruh cuci dan seterika pakaian dari rumah ke rumah. Sebelum membuka warung tuak Sogol berprofesi di bidang kesenian kuda lumping tetapi penghasilan dari profesi tersebut kian melorot sehingga Sogol berhenti dari profesi tersebut.       Sogol pernah meminta kepada teman-temannya yang sering nongkrong di warung miliknya, jika Sogol meninggal maka jasadnya dimandikan dengan air tuak dan diiringi dengan tabuhan kuda lumping. Hal itu dapat dilihat dari kutipan berikut. "Hidup dari tuak, mati pun harus dengan tuak. Kamu harus melaksanakan." "Ada satu lagi amanatku," Sogol kembali angkat bicara. "Amanat!" "Ini serius. Di samping dimandikan dengan t...

KRITIK DAN ESAI CERPEN DI JALAN JABAL AL-KAABAH

KRITIK DAN ESAI CERPEN DI JALAN JABAL AL-KAABAH ESAI     Cerpen yang berjudul di Jalan Jabal Al-Kaabah karya M. Shoim Anwar menceritakan tentang perjalanan ibadah Tuan Amali dan Nyonya Tilah ke tanah suci. Di jalan Jabal Al-Kaabah, Tuan Amali biasanya memberikan sedikit rezeki kepada anak-anak yang cacat itu. Tuan Amali merupakan kepala desa namun bukan penduduk asli desa tersebut. Tuan Amali berdoa semoga penduduk desanya yang tadinya sebagian besar pengemis, bisa menemukan pekerjaan yang selayaknya. Dia selalu melihat deretan anak-anak berkulit hitam duduk di tanah sambil menggerak-gerakkan kedua lengannya yang putus pertanda minta sedekah. Dengan baju lusuh warna gelap mereka menonggolkan lengan buntungnya agar dilihat semua orang yang lewat. Mereka hampir selalu muncul selepas jalan Jabal Al-Kaabah hingga mendekati area masjid.     Suatu ketika Tuan Amali tanpa didampingi Nyonya Tilah menuju ke depan Al Hadeel Hotel, di saat situasi ramai, Tuan ...

Esai Sastra Cerpen “Bambi dan Permpuan Berselendang Baby Blue”

Esai Sastra Cerpen “Bambi dan Permpuan Berselendang Baby Blue” Karya M. Shoim Anwar             Dalam cerpen “Bambi dan Permpuan Berselendang Baby Blue” yang ditulis oleh M. Shoim Anwar, di dalam cerpen tersebut pengarang menggunakan bahasa kiasan yang sering digunakan sehari-hari. Meskipun menggunakan bahasa kiasan ada yang sulit di fahami tetapi relatif sedikit, lebih sering mengunakan bahasa sehari-hari. Namun pengarang membuat kata-kata tersebut disusun dengan rapi dan menarik sehingga pembaca tidak mearasa bosan untuk membacanya. Bahasa yang diigunakan dalam cerpen ini mudah dipahami oleh pembacanya sehinnga makna yang ingin disampaikan oleh pengarang dapat diserap oleh pembaca.               Dalam cerpen “Bambi dan Permpuan Berselendang Baby Blue” pengarang mencoba untuk menjelaskan kehidupan sosial di negara Indonesia yang serat dengan nilai-nilai keteladana yang baik kita tiru dan yang jelek kita tinggalka...

Esai Cerpen Sisik Naga di Jari Gus Usup

Esai Sastra Cerpen “Sisik Naga di Jari Gus Usup ” Karya M. Shoim Anwar             Dalam cerpen “Sisik Naga di Jari Gus Usup” yang ditulis oleh M. Shoim Anwar, di dalam cerpen tersebut pengarang menggunakan bahasa kiasan yang sering digunakan sehari-hari. Meskipun menggunakan bahasa kiasan ada yang sulit di fahami tetapi relatif sedikit, lebih sering mengunakan bahasa sehari-hari. Namun pengarang membuat kata-kata tersebut disusun dengan rapi dan menarik sehingga pembaca tidak mearasa bosan untuk membacanya. Bahasa yang diigunakan dalam cerpen ini mudah dipahami oleh pembacanya sehinnga makna yang ingin disampaikan oleh pengarang dapat diserap oleh pembaca.               Dalam cerpen “Sisik Naga di Jari Gus Usup” pengarang mencoba untuk menjelaskan kehidupan sosial di negara Indonesia yang serat dengan nilai-nilai keteladana yang baik kita tiru dan yang jelek kita tinggalkan. Terlihat pada sebuah cerita cerpenya y...

Esai Sastra Cerpen “Laboratorium Tikus” Karya M. Shoim Anwar

Esai Sastra Cerpen “Laboratorium Tikus” Karya M. Shoim Anwar             Dalam cerpen “Laboratorium Tikus” yang ditulis oleh M. Shoim Anwar, di dalam cerpen tersebut pengarang menggunakan bahasa kiasan yang sering digunakan sehari-hari. Meskipun menggunakan bahasa kiasan ada yang sulit di fahami tetapi relatif sedikit, lebih sering mengunakan bahasa sehari-hari. Namun pengarang membuat kata-kata tersebut disusun dengan rapi dan menarik sehingga pembaca tidak mearasa bosan untuk membacanya. Bahasa yang diigunakan dalam cerpen ini mudah dipahami oleh pembacanya sehinnga makna yang ingin disampaikan oleh pengarang dapat diserap oleh pembaca.               Dalam cerpen “Laboratorium Tikus” pengarang mencoba untuk menjelaskan kehidupan sosial di negara Indonesia yang serat dengan nilai-nilai keteladana yang baik kita tiru dan yang jelek kita tinggalkan. Terlihat pada sebuah cerita cerpenya yang berjudul Laboratorium Tikus...

Kriktik dan Esai Sastra Cerpen “Janji Parlemen” Karya M. Shoim Anwar

Kriktik dan Esai Sastra Cerpen “Janji Parlemen” Karya M. Shoim Anwar             Dalam cerpen “Janji Parlemen” yang ditulis oleh M. Shoim Anwar, di dalam cerpen tersebut pengarang menggunakan bahasa kiasan yang sering digunakan sehari-hari. Meskipun menggunakan bahasa kiasan ada yang sulit di fahami tetapi relatif sedikit, lebih sering menggunakan bahasa sehari-hari. Namun pengarang membuat kata-kata tersebut disusun dengan rapi dan menarik sehingga pembaca tidak mearasa bosan untuk membacanya. Bahasa yang diigunakan dalam cerpen ini mudah dipahami oleh pembacanya sehinnga makna yang ingin disampaikan oleh pengarang dapat diserap oleh pembaca.               Dalam cerpen “Janji Parlemen” pengarang mencoba untuk menjelaskan kehidupan sosial di negara Indonesia yang serat dengan nilai-nilai keteladana yang baik kita tiru dan yang jelek kita tinggalkan. Terlihat pada sebuah cerita cerpenya yang berjudul Janji Parlemen...

Kritik dan Esai Sastra Cerpen Tikus Parlemen

Kritik dan Esai Sastra Cerpen “Tikus Parlemen” Karya M. Shoim Anwar             Dalam cerpen “Tikus Parlemen” yang ditulis oleh M. Shoim Anwar, di dalam cerpen tersebut pengarang menggunakan bahasa kiasan yang sering digunakan sehari-hari. Meskipun menggunakan bahasa kiasan ada yang sulit di fahami tetapi relatif sedikit, lebih memakai bahasa sehari-hari namun pengarang membuat kata-kata tersebut disusun dengan rapi dan menarik sehingga pembaca tidak mearasa bosan untuk membacanya. Bahasa yang diigunakan dalam cerpen ini mudah dipahami oleh pembacanya sehinnga makna yang ingin disampaikan oleh pengarang dapat diserap oleh pembaca.            Dalam cerpen “Tikus Parlemen” pengarang mencoba untuk menjelaskan kehidupan sosial di negara Indonesia yang serat dengan nilai-nilai keteladana yang baik kita tiru dan yang jelek kita tinggalkan. Terlihat pada sebuah cerita cerpenya yang berjudul Tikus Parlemen yang menceritakan te...

Resensi Cerpen Tikus Parlemen

            Resensi Cerpen Tikus Parlemen                        Judul Cerpen: Tikus Parlemen Nama Pengarang: M. Soim Anwar Penerbit: Delima Sidoarjo, Jawa Timur Tebal Buku: 268 halaman Cerpen yang diresensikan, halaman 01-257 Cetakan: Pertama, Maret 2019: M. Shoim Anwar lahir di Desa Sambong Dukuh, Jombang,  Jawa Timur sudah malang melintang di dunia sastra. Ia memang dikenal sebagai cerpenis, namun tulisan-tulisan yang dimunculkan juga dalam bentuk esai sastra. Shoim muda, setamat dari SPG di kota kelahirannya (1984), dia melanjutkan ke Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP Surabaya/Universitas Negeri Surabaya,  hingga memperoleh gelar doktor. Program S2 dan S3 diselesaikan dengan predikat cumlaude. Shoim  banyak menulis cerpen, novel, esei, dan puisi.           Isi cerpen Tikus Parlem yang menggambarkan tentang kekuasaan yang...

PAHLAWANKU

                                                                           PAHLAWANKU Pahlawanku kau  berjuang demi Membela nusa bangsa dan negara Kau rela mengorbankan keluarga, Jiwa dan raga demi membela ibu pertiwi Dari sambang sampai mraoke kau Tancapkan panji-panji perjuangan Tetesan keringat mu menjadi saksi bisu perjuanganmu Kau bagaikan matahari yang datang ketika hujan badai Walaupun teng menghadang, peluru menerjang Kau tidak gentarrr!!!! Kau atur setrategi kau atur penyerangan Dengan sejatamu kau serang mereka Dengan doa dengan semanggat mu Kau pekikan takbir Allah'Huakbar-Allah'Huakbar Kau usir penjajah dengan gagah berani, Pahlawanku perjuanganmu  kukenang sampai akir hayatku

ELOKNYA NEGRIKU

                                                               ELOKNYA NEGRIKU Oh negriku, Berdiri dari berbagai bahasa Juga berbagai suku dan bangsa Yang melebur  menjadi satu Oh negriku, Kau begitu elok kau begitu indah Bagaikan lukisan pelagi Hiyasi langit yang biru Oh negriku, Indahnya perbedaan Indahnya kerukunan Jadikan tentram dalam jiwa Oh negriku, Dalam kesatuan Dalam persatuan Tidak memandang perbedaan Oh negriku, Dengan saling menghargai Dengan saling menghormati Adalah kunci keharmonisan mu Oh negriku...! Kau mepersatukan rasa Kau pemersatu jiwa Menjadi satu  bangsa indonesia