Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

KRITIK DAN ESAI CERPEN PEREMPUAN BERPIJAR UNGU

KRITIK DAN ESAI CERPEN PEREMPUAN BERPIJAR UNGU ESAI     Cerpen yang berjudul Perempuan Berpijar Ungu karya M. Shoim Anwar ini menceritakan tentang seorang wanita bertemu dengan seorang perempuan bernama Loly. Loly disuruh Profesor Bross untuk menemui wanita tersebut. Cerpen ini mengisahkan tentang kisah hidup seseorang yang ingin melakukan perubahan pada diri manusia dengan melakukan percobaan menggunakan DNA hewan yang memiliki kelebihan untuk di suntikkan pada bayi yang telah di ambilnya dari seorang perempuan yang di buat hamil dan melahirkan dengan percobaan yang dilakukannya.   Nama saya Loly. Saya datang dari seberang gurun. Saya ke sini berbekal sebuah kartu nama yang diberikan oleh Profesor Bross," kata perempuan itu. "Saya hanya disuruh menghadap pemilik kartu nama ini. Katanya, kartu nama ini sudah berumur sekitar dua puluh satu tahun. Dan saya yakin, kaulah pemilik kartu ini. Ya kan?" "Ya." "Terus, apa lagi pesan Profesor Br...

KRITIK DAN ESAI CERPEN DAERAH GARONG

KRITIK DAN ESAI CERPEN DAERAH GARONG       Cerpen yang berjudul Daerah Garong karya M. Shoim Anwar ini menceritakan tentang tokoh 'aku' yang berada di stasiun dan mengalami penodongan oleh penjahat. Cerpen ini mengisahkan tentang kisah hidup seseorang yang sedang melakukan mudik ke kampung halaman yang mengalami kecopentan meliputi semua uang yang dia miliki, arloji dan bahkan baju yang ia kenakan.    Cerpen ini menceritakan tentang kisah seorang laki-laki yang mengalami tindakan kriminal di stasiun ketika ia akan pergi untuk menemui keluarganya di kampung halaman. Ia telah di rampok oleh orang yang tidak dikenal dari uang sampai baju yang ia kenakan sehingga ia tidak bisa pulang untuk bertemu dengan keluarganya karena jangankan uang baju saja ia sudah tidak punya karena sudah diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab.   Uang hasil kerja selama tiga bulan dirampas begitu saja. Ia mengumpat Bajingan tengik!. Stasiun semakin sepi. Udara...

Cerpen Gembritt Foury Karya Shoim Anwar

Cerpen Gembritt Foury Karya  Shoim Anwar    Cerpen ini menceritakan tentang kaum yang berpikir egois yang mementingkan kaumnya dan tidak mengharapkan kaum lain ada di sekitarnya.Kaum yang tidak diinginkan adalah kaum berkulit hitam. Di suatu trempat di Herndon Avenue terdapat daerah pemukiman campuran dimana terdapat kaum kulit hitam dan kulit putih. Namun kaum yang lebih mendominasi adalah kaum kulit putih. Kaum tersebut banyak melakukan tindak kekerasan kepada kaum kulit hitam yang dianggap tidak sepadan dengan kaum kulit putih dan harus dimusnahkan. Salah satunya terjadi pada keluarga Gembritt yang merupakan keluaraga kombinasi anatara kaum kulit hitam dan kaum kulit putih yang mendapatkan kekerasan bahakan pembunuhan secara tiba-tiba karena perbedaan pada lingkungannya.Pemikiran rasis yang dilakukan ileh kaum kulit putih dipengaruhi oleh politik yang dianggap sebagai lahan untuk bisa mecapai kekuasaan yang diinginkan.     Shoim Anwar dan Gembritt be...

KRITIK DAN ESAI CERPEN MANDIKAN MAYATKU DENGAN TUAK

KRITIK DAN ESAI CERPEN MANDIKAN MAYATKU DENGAN TUAK ESAI     Cerpen yang berjudul Mandikan Mayatku dengan Tuak karya M. Shoim Anwar ini menceritakan tentang kehidupan Sogol yang bekerja dengan membuka warung tuak dan dilengkapi jajanan kecil di depan rumah. Sedangkan Kasmini istri Sogol menjadi buruh cuci dan seterika pakaian dari rumah ke rumah. Sebelum membuka warung tuak Sogol berprofesi di bidang kesenian kuda lumping tetapi penghasilan dari profesi tersebut kian melorot sehingga Sogol berhenti dari profesi tersebut.       Sogol pernah meminta kepada teman-temannya yang sering nongkrong di warung miliknya, jika Sogol meninggal maka jasadnya dimandikan dengan air tuak dan diiringi dengan tabuhan kuda lumping. Hal itu dapat dilihat dari kutipan berikut. "Hidup dari tuak, mati pun harus dengan tuak. Kamu harus melaksanakan." "Ada satu lagi amanatku," Sogol kembali angkat bicara. "Amanat!" "Ini serius. Di samping dimandikan dengan t...

KRITIK DAN ESAI CERPEN DI JALAN JABAL AL-KAABAH

KRITIK DAN ESAI CERPEN DI JALAN JABAL AL-KAABAH ESAI     Cerpen yang berjudul di Jalan Jabal Al-Kaabah karya M. Shoim Anwar menceritakan tentang perjalanan ibadah Tuan Amali dan Nyonya Tilah ke tanah suci. Di jalan Jabal Al-Kaabah, Tuan Amali biasanya memberikan sedikit rezeki kepada anak-anak yang cacat itu. Tuan Amali merupakan kepala desa namun bukan penduduk asli desa tersebut. Tuan Amali berdoa semoga penduduk desanya yang tadinya sebagian besar pengemis, bisa menemukan pekerjaan yang selayaknya. Dia selalu melihat deretan anak-anak berkulit hitam duduk di tanah sambil menggerak-gerakkan kedua lengannya yang putus pertanda minta sedekah. Dengan baju lusuh warna gelap mereka menonggolkan lengan buntungnya agar dilihat semua orang yang lewat. Mereka hampir selalu muncul selepas jalan Jabal Al-Kaabah hingga mendekati area masjid.     Suatu ketika Tuan Amali tanpa didampingi Nyonya Tilah menuju ke depan Al Hadeel Hotel, di saat situasi ramai, Tuan ...